4 Kelakuan Konyol Di Media Sosial Yang Harus Dihindari Laki-laki

Seorang pria tidak seharusnya berlaku konyol di media sosial.

Semua orang yang ketagihan dengan sosial media tidak ada bedanya dengan zombie-zombie di film.

Mereka tidak bisa hidup tanpa melihat ke bawah. Ke smartphone mereka.

Setiap menit ngecek statusnya apa ada yang komen. Setiap menit foto selfie. Setiap makan, dijadikan status. Setiap buang air, dijadikan cerita instagram.

Ini orang tipe-tipe yang bakal nangis habis-habisan jika ke luar negeri dan tidak ada orang yang mengetahui pose foto mereka di sana.

Orang-orang ini sangat menyedihkan. Selalu peduli dengan pendapat orang lain tentang diri mereka.

Pendapat dan pemikiran orang lain dalam bentuk likes dan comment dijadikan kebutuhan mereka untuk hidup.

Saya tidak menyuruh-nyuruh laki-laki di blog ini. Silahkan lakukan apapun yang kamu suka. Saya hanya memberikan perspektif.

Kita harus sadar bahwa pria adalah PEMIMPIN. Dan seorang pemimpin sebaiknya tidak NARSIS.

Narsis adalah bentuk penyembahan diri yang harus dihindari laki-laki.

Berikut contoh-contohnya:

1. SELFIE BERLEBIHAN

Tidak masalah laki-laki berfoto selfie selama masih dalam kadar normal.

Tapi jangan terlalu berlebihan sehingga terlihat seperti wanita atau bocah dungu.

Di mana-mana kamu merasa HARUS selfie, kalau enggak kamu mati.

Pernah melihat laki-laki di tempat gym mengambil selfie di HAMPIR SETIAP gerakan latihan?

Yup. Sangat menjijikan.

2. Pasang Status Ceramah Ngancem

Sebarkan ayat ini, kalau tidak saudaramu akan mati!

Banyak orang sudah mendeklarasikan dirinya sebagai Tuhan dan malaikat maut. Mereka sudah merasa bisa menentukan takdir dan kematian orang lain.

Setiap kali saya melihat orang-orang seperti ini, saya selalu berpikir:

Orang-orang ini berkoar-koar soal agama dan akhirat mungkin karena Ia gagal dan sudah menyerah di dunia.

Mereka tahu bahwa mereka tidak punya tingkat disiplin yang tinggi untuk bersaing dan kerja keras soal duniawi.

Lalu mereka ajak orang lain untuk menemani mereka dalam keterpurukan mereka atas nama jalan Tuhan.

Ada perkataan lama: derita butuh teman. Inilah perkataan yang cocok untuk orang-orang tersebut.

Orang-orang tersebut mengajak atau menceramahi orang lain untuk menderita mengikuti jalan mereka hanya karena mereka yang pemalas dan tidak mau bekerja keras.

Hindari kelakuan seperti ini.

3. POSTING DAN PAMER

Coba pikirkan dan bayangkan. Ketika kamu melihat postingan atau orang lain pamer tentang apapun.

Apakah yang terpikir di benak kamu?

TIDAK ADA! KARENA KAMU TIDAK PEDULI!

Begitulah kamu seharusnya membayangkan diri kamu ketika kamu ingin posting dan pamer di sosial media. Bahwa tidak ada yang peduli sebagaimana bayangan kamu bahwa mereka akan peduli.

Omongan saya seperti muter-muter memang, tapi kamu mengerti maksud saya.

Intinya, pria dengan percaya diri tinggi tidak pernah pusing untuk pamer ke orang lain.

Pria hebat sangat pede dengan dirinya sendiri sehingga pemikiran orang lain tentang apa yang dia punya tidak berarti buat mereka.

4. Merengek dan Menggalau di Sosial Media

pria di media sosial

Sekarang banyak banget laki-laki sudah kehilangan urat malu untuk menggalau, merengek, dan menangis di sosial media.

Mereka posting status dan foto galau, sedih, dll. MIRIP BANGET WANITA.

Itulah kenapa saya selalu bilang bahwa ini adalah jaman EMOSIONAL. Semua hal dibuat berperasaan.

Banyak laki-laki sekarang sebenarnya hanyalah wanita yang terperangkap dalam tubuh pria. Mereka punya jiwa seperti WANITA.

Pria jaman dulu itu LOGIS DAN RASIONAL. Pemikirannya tiga dimensi. Itulah kenapa peradaban dahulu lebih hebat dari sekarang.

Karena pria fokus MENJADI PRIA.

Nah, biar saya katakan begini. Memang, pria juga punya sisi emosional.

Dan tidak ada yang salah dengan pria yang menangis atau galau.

Amit-amit jika ada keluarga atau sahabat dekat meninggal, atau kamu dipecat dari pekerjaan, atau kamu sedang sakit parah.

Kamu sebagai pria mungkin sedih atau menangis. Dan itu normal.

Tapi jangan perlihatkan atau sebarkan tangisan dan kesedihan tersebut di publik atau di sosial media. Itu pertanda bahwa kamu tidak menghargai kelaki-lakian kamu.

Kesimpulan

Kita harus bisa membedakan NARSISME dan PERCAYA DIRI.

ORANG NARSIS adalah orang yang menyembah diri sendiri dan selalu ingin diberi dukungan dari orang lain berupa likes, comments, dll. Semua hal pokoknya tentang dirinya sendiri dan egonya.

Sedangkan orang PERCAYA DIRI adalah orang yang tidak butuh pendapat orang lain untuk membuat diri mereka senang.

Dan mereka cenderung lebih memikirkan kepentingan orang banyak.

Semua pria hebat dalam sejarah punya kualitas percaya diri. Inilah yang seharusnya kita tanamkan pada diri sendiri.

BUKAN NARSIS.

peace.

3 Replies to “4 Kelakuan Konyol Di Media Sosial Yang Harus Dihindari Laki-laki”

  1. πŸ˜„ Agree !!! Tetapi kenyataannya Media sosial merubah sebagian pria menjadi seperti wanita πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *