Kenapa Mike Tyson Menghina Floyd Mayweather Sebagai Pengecut?

Legenda tinju kelas berat tahun 80an, Mike Tyson, menghina juara tinju dunia Floyd Mayweather yang baru pensiun sebagai seorang pengecut.

Sebenarnya ini terjadi di tahun 2015. Tapi ada media Indonesia yang membahasnya lagi, membuat saya tertarik untuk membuat artikelnya.

Jadi intinya Floyd Mayweather bilang bahwa dia lebih hebat dari Muhammad Ali. Nah, Mike Tyson yang notebenenya memuja dan mengidolakan Ali, geram mendengar si Mayweather.

Dan memang nggak ada petinju yang berani bilang bahwa dia lebih hebat dari Muhammad Ali.

Dan saya tidak masalah dengan perkataan Floyd Mayweather.

Sebagai seorang kompetitor dan juara dunia, Floyd Mayweather sudah seharusnya berpikir bahwa dia yang terhebat.

Mike Tyson Geram Karena Mayweather ‘Sombong’

Mike geram dengan Mayweather yang bilang bahwa dirinya petinju terhebat sepanjang masa dan lebih hebat dari Muhammad Ali. Padahal Mayweather sudah membeberkan fakta dan datanya.

Pertama, Floyd bilang dia punya rekor tak terkalahkan. Kedua, dia bilang dia lah yang paling banyak mengalahkan juara dunia dibandingkan petinju manapun dalam sejarah.

Data-data yang diberikan Mayweather adalah fakta. Mayweather memang tak terkalahkan, sedangkan Ali kalah 5 kali. Floyd mengalahkan 10 juara dunia, sedangkan Ali mengalahkan 8 juara dunia.

Mike Tyson merupakan seorang laki-laki yang sangat emosional terhadap Muhammad Ali, sehingga mengatakan bahwa Floyd sedang mengkhayal.

Seorang pria harus mampu mengesampingkan perasaannya ketika dihadapkan pada fakta dan data!

huebat.com

Mike Tyson Mengatakan Bahwa Floyd Mayweather Pengecut

Dia mengkhayal! mengantarkan anaknya sendiri ke sekolah aja tidak berani, mau bilang lebih hebat dari Muhammad Ali. Dia pengecut

Mike Tyson kepada Floyd Mayweather

Orang emosional memang suka memasukkan hal-hal personal ke dalam konteks yang bukan pada tempatnya.

Saya bukan pembenci Mike Tyson, yang menurut saya adalah salah satu fenomenal di sejarah tinju kelas berat.

Mike hanya memiliki masa lalu yang sangat pilu dan fanatisme terhadap Muhammad Ali. Sehingga emosionalnya mengalahkan logika dan rasionalnya.

Sampai-sampai hal personal seperti anak dan keluarga dimasukkan dalam konteks tinju.

Lagian, Ali sering berkata dan berteriak bahwa dialah petinju yang terhebat sepanjang masa saat masih bertinju.

Hal tersebut bahkan dikatakan Ali di depan muka pendahulunya, Joe Louis, yang merupakan legenda tinju pada saat itu.

Masa cuman Muhammad Ali yang boleh mengatakan dirinya yang terhebat?

Joe Louis nggak ada apa-apanya buat saya.

Muhammad Ali berkata pada Joe Louis di depan mukanya langsung

Tetapi anehnya, tidak ada media yang membeberkan ini.

https://www.youtube.com/watch?v=fTLGxrGROzk
Omongan Ali kepada Joe Louis, loncat ke detik 47

Pertimbangan saya karena memang Mayweather tidak pernah kalah. Dan kejeniusan bertahan Floyd Mayweather yang melebihi Muhammad Ali.

Ini dikarenakan Floyd Mayweather punya etos kerja yang luar biasa dibandingkan dengan Muhammad Ali.

Muhammad Ali bukanlah atlit yang terkenal karena etos kerjanya. Tidak seperti Michael Jordan, Floyd Mayweather, atau Kobe Bryant.

Muhammad Ali terkenal dengan bakat alami bertarungnya dan juga bakat luar biasanya dalam memasarkan dan menjual dirinya di publik.

Larry Holmes, teman sparing Ali, pernah mengatakan bahwa Ali hanya berlatih 2 minggu sebelum melawan George Foreman, monster tinju saat itu.

Lain halnya Floyd Mayweather yang harus bekerja keras hampir setiap hari selama 20 tahun untuk mempertahankan gelar tinjunya.

Itupun belum menghitung pengorbanan-pengorbanan lainnya. Misalnya, puasa seks dan ejakulasi, tidak minum alkohol, diet yang teratur dan ketat, dll.

Fakta etos kerja dan dominannya Mayweather dalam jangka waktu yang sangat lama ini sudah sangat menakjubkan.

Floyd Mayweather sedang latihan

Jadi kalau dipikir. Apa yang dicapai Mayweather seperti rekor tak terkalahkan, uang ratusan juta dolar dalam semalam, dll. Memang pantas untuk didapatkannya. Karena itu tadi, kerja kerasnya yang luar biasa.

Penutup

Meskipun fakta-fakta kurang menyenangkan tentang Muhammad Ali ini saya beberkan. Tidak ada maksud saya untuk menjatuhkan warisan tinju Muhammad Ali.

Saya hanya memaparkan alasan berdasarkan data dan fakta. Agar kita tidak selalu mendahulukan emosional, dan selalu menggunakan rasional dalam menilai.

Peace.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *